Pusat Informasi Pengadaan Barang dan Jasa Nasional

Berita dan Event Tender

Jurus Oded Agar Terhindar Korupsi Jika Menang Pilwalkot Bandung

Tuesday, 13 Mar 2018 | 15:43:42

Bandung - Calon Wali Kota (Cawalkot) Bandung Oded M Danial memiliki jurus agar ia dan jajarannya terhindar dari korupsi jika menang dalam Pilwalkot Bandung 2018.

Menurut Oded dalam mengelola sebuah pemerintahan seorang pemimpin harus bisa melakukannya dengan baik. Terlebih dalam sebuah kepemimpinan selalu banyak godaan terutama mengelola anggaran.

"Sebagai kepala daerah tentu harus mampu melakukan upaya preventif agar ASN (PNS) tidak melakukan korupsi," ujar Oded melalui pesan singkat yang diterima wartawan, Senin (12/3/2018).

Agar ia dan jajarannya tidak terlibat korupsi maka diperlukan komitmen secara menyeluruh untuk menjalankan pemerintahan yang bersih dan tentunya berintegritas.

"Peran kepala daerah adalah melakukan pembinaan. Berikan pemahaman agar ASN menggunakan pikiran dan qolbunya sebagai alat untuk bekerja," ucapnya.

Pikiran, kata Oded, digunakan untuk memastikan ASN bekerja sesuai dengan SOP dan tupoksi. Sementara qolbu digunakan untuk melahirkan kesadaran untuk tidak korupsi.

Calon nomor urut tiga itu mengatakan nilai-nilai religius perlu diperkuat lantaran pelanggaran seperti korupsi bisa dicegah melalui pemahaman norma agama. Sebab orang yang melakukan pelanggaran selalu didasari oleh kekosongan ilmu dan keimanan.

"Bahkan seseorang yang intelektualnya tinggi tapi spiritualnya kosong bisa melakukan pelanggaran yang lebih parah," katanya.

Untuk itu jika menang, Oded berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan. Selain itu perlu juga reward and punishment bagi siapa pun terkait pelanggaran seperti halnya korupsi.

Selama menjabat sebagai wakil wali kota Bandung 2013-2018, pemerintahan di bawahnya sudah memberikan reward yang cukup untuk ASN agar tidak tergiur korupsi. Salah satunya melalui sistem penilaian TKD agar ASN fokus bekerja karena penghasilan akan sebanding dengan capaian.

"Kemudian kerja sama dengan aparat penegak hukum seperti TP4D dan KPK harus terus dilakukan agar pemahaman aturan hukum ASN semakin meningkat, dan setiap pengadaan barang dan jasa bisa terkawal secara hukum," tandas pria yang berpasangan dengan Yana Mulyana ini.