Pusat Informasi Pengadaan Barang dan Jasa Nasional

Berita dan Event Tender

Salam Metal Bupati Purbalingga Usai Kena OTT, PDIP Merasa Dirugikan

Thursday, 07 Jun 2018 | 08:52:45

JAKARTA - PDI Perjuangan merasa dirugikan dengan aksi 'salam metal' yang dilakukan Bupati Purbalingga, Tasdi saat berada di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mantan Ketua DPC PDI-P Purbalingga itu mengacungkan tiga jarinya yang menunjukkan salam metal saat berjalan menuju ke mobil tahanan KPK, usai menjalani pemeriksaan dan ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh KPK.

Ketua DPP PDIP, Hamka Haq mengatakan pihaknya merasa dirugikan dengan apa yang dilakukan Tasdi itu, yang seolah-olah mencitrakan PDIP. Pasalnya, salam metal tiga jari ini kini digunakan PDIP dalam mensosialisasikan nomor urut PDIP di Pemilu 2019 mendatang. PDIP diketahui mandapatkan nomor urut tiga di Pemilu 2019 mendatang.

BERITA TERKAIT +
Wabup Purbalingga Ditunjuk Menjadi Plt Bupati
Tak Cuma Dipecat, PDIP Juga Tak Beri Bantuan Hukum untuk Bupati Purbalingga
Dijebloskan ke Penjara, Bupati Purbalingga Kembali Tunjukkan Salam Metal
"Ya dirugikan lah, ya tetap kita merasa rugi," ucap Hamka di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (6/6/2018).

Anggota Komisi VIII DPR ini meminta masyarakat tak langsung menyudutkan partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu, hanya karena Bupati Purbalingga mengacungkan salam metal khas PDIP. Hamka menegaskan perilaku korupsi murni dilakukan pribadi oleh oknum-oknum yang ada di kadernya, meski seringkali membawa-bawa nama PDIP.

"Ya dia membawa nama PDI Perjuangan ya kan, jadi masyarakat kita minta itu kan oknum yang melakukan korupsi bukan atas nama PDIP, jadi jangan dilihat dari segi itu," tegasnya.



"Kalau dia melakukan itu mungkin hanya secara psikologis untuk mengimbangi secara psikologi tekanan batinnya karena ditetapkan tersangka, maka dia begini," imbuhnya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Purbalingga, Tasdi, sebagai tersangka. Tasdi diduga menerima fee Rp100 juta terkait proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Purbalingga.

Ketua KPK, Agus menjelaskan, Tasdi selaku Bupati Purbalingga dibantu dengan Hadi Iswanto diduga menerima fee sebesar Rp1‎00 juta dari pemenang proyek pembangunan Purbalingga Islamic Center tahap II tahun 2018. Adapun nilai total proyek tersebut sebesar Rp22 miliar.

Acungan salam metal ini dilakukan Tasdi tak hanya sekali saja. Tasdi juga sempat mengacungkan salam metal ketika baru tiba di Gedung Merah Putih KPK dari Purbalingga, Jawa Tengah, pada pagi harinya.