Pusat Informasi Pengadaan Barang dan Jasa Nasional

Berita dan Event Tender

Pengusaha Minta Pengadaan Alat Kesehatan Dipermudah demi Cegah Corona

Monday, 16 Mar 2020 | 08:50:06

Jakarta - Pasien positif corona kemungkinan masih akan terus bertambah. Pemerintah Indonesia terus bekerja keras untuk menangani dan mencegah penyebaran wabah virus corona (COVID-19).

Perkumpulan Organisasi Perusahaan Alat-alat Kesehatan dan Laboratorium (GAKESLAB) menyatakan akan memberikan usaha untuk mendukung pemerintah dalam berpartisipasi dalam upaya panggulangan wabah virus corona.

Ketua Dewan Etik GAKESLAB Indonesia, Satrija Sumarkho memastikan, alat kesehatan dan laboratorium (Alkeslab) dengan harga wajar dan jumlah yang memadai. Ia juga mengatakan, ketersediaan Alkeslab dalam jumlah yang memadai dan harga transparan secara otomatis akan mencegah penimbunan atau pasokan dengan harga yang tidak wajar.

Satrija berharap Kementerian Kesehatan RI dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), dapat berkoordinasi untuk percepatan dan penyederhanaan pengadaan melalui Katalog Elektronik.

"Dalam hal ini, Katalog Elektronik merupakan instrumen pengendalian harga yang sangat efektif, karena harga yang tercantum secara terbuka dapat menjadi acuan untuk menilai kewajaran harga," tambah Satrija pada release GAKESLAB, Rabu (11/3).
Baca juga: Erick Thohir Tinjau Pengawasan Virus Corona di Bandara Soetta

Hal ini dilakukan karena saat ini Rumah Sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya perlu mendapat layanan pengadaan Alkeslab secepat mungkin, mengingat bahwa pasien corona yang membutuhkan perawatan bertambah setiap harinya.

Selain itu, ketersediaan Alkeslab dalam jumlah yang memadai dan harga transparan secara otomatis akan mencegah penimbunan atau pasokan dengan harga yang tidak wajar.

GAKESLAB Indonesia memiliki berbagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah untuk membantu penanganan wabah dan perawatan pasien lainnya, antara lain persediaan Alkeslab dan kapasitas untuk mendidik, memantau serta mengendalikan kegiatan anggota, dalam rangka mencegah tindakan penimbunan serta penjualan dengan harga yang tidak wajar.